Bagi sebagian orang membuat blog adalah hobi,
Namun sangat disayangkan menurut saya jika seorang blogger yang ingin blognya terkenal melupakan masalah yang dialami visitor, contohnya: (pengamatan pribadi)
1. Terlalu Banyak Iklan
Saya memang tidak terlalu sedih dengan adanya iklan, namun iklan yang berlebihan justru dibenci para visitor. Iklan yang baik saya contohkan seperti website
detik.com dan
kompas.com yang memasang iklan di tempat yang tepat. Iklan yang saya benci adalah jika iklan pop-up sudah melebihi 1 window. Dan yang sudah tergolong "keteraluan" jika pop-up mencapai 5 atau lebih. Selain itu juga ada blog
marscelebrity.blogspot.com yang keterlaluan dalam mencari untung, yaitu dengan memasang link shortener dari linkbucks dan adf.ly (keduanya bersamaan) yang menurut saya keterlaluan bila keduanya dipasang SETIAP kali hendak membuka sebuah link/post. Namun website
detik.com saya temukan tidak mencukupi kriteria kedua dibawah ini, walaupun iklan tertata rapi dan tidak terlalu banyak.
2. Iklan Bersuara/Musik yang Auto-Play dan Keras
Ya, saya membenci hal ini, karena sangat menganggu. Ketika itu, saya berada di malam hari dimana orang tua dan kakak/adik saya sedang tidur. Namun tiba-tiba ketika hendak membuka
detik.com muncul sebuah iklan bersuara keras (iklan pizza restoran cepat saji) dan speaker saya saat itu lupa saya mute. Saran saja bagi para blogger yang membaca posting ini, periksalah musik di blog anda. Bila ingin mengeluarkan musik, sebenarnya tidak masalah, asal anda bisa mengatur volume dari musik tersebut agar visitor tidak merasa blog anda sebagai "blog ribut". Iklan bersuara harus dipastikan bervolume medium/low alias tidak maksimal atau tidak seperti Giant yang sedang bernyanyi (di Doraemon). Kalau tak sanggup mengatur volume, katakan pada visitor untuk mengatur volumenya biar
nggak kaget.
3. Tidak Mendengarkan Saran Visitor
Bagi sebagian orang, hal ini tidak bermasalah. Karena blogging bagi mereka hanyalah hobi, jadi sesuai keinginan mereka. Namun blog yang baik menerima komentar dari visitor. Saran bisa diterima melalui komentar di posting, chat box, facebook, twitter, atau contact page.
4. Konten tak Bermutu/Sekedar Copy-Paste
Isi dari suatu blog adalah hal yang paling utama. Dan inilah yang paling utama dalam penilaian kualitas blog. Konten tak bermutu adalah konten yang isinya hanya COPY-PASTE tanpa menyertakan sumber. Kalau tak mampu mengarang/membuat artikel sendiri, tidak usah membuat blog. Cara kedua yang lebih baik adalah mengikuti prosedur sharing artikel di blog sumber informasi (bila ada) atau meminta izin pada owner dengan menyertakan sumber di akhir posting.